30 April 2025, menjadi puncak tamparan kerasku kini tentang bodohnya pilihanku yang ku buat di usia 23, satu tahun lalu tanpa skill yang mumpuni dan kurangnya koneksi dengan orang-orang hebat. bodoh dan teraancam membusuk. akhir agustus 2024, wawancara sekianku dengan sebuah rumah sakit swasta di kota kembang, tentunya dengan bantuan salah satu koneksi ku dalam tahap seleksinya, hanya tahap pertama sdelebihnya tentu saja tergantung dewi fortunaku yang berjalan. dengan percaya dirinya ku lantangkan mencari pekerjaan itu sangat mudah di tanah air ini dengan catatan kita tidka memilih-milih pekerjaan yang di mau ucapku dengan kepercayaan diri yang tinggi di depan direktur rumah sakit tersebut saat sesi wawancara berlangsung. BODOH! banyak hal yang ku lupakan, bahkan hal sepelee seperti halnya jenis pekerjaan itu sendiri. jenis pekerjaan tentu banyak, namun kembali lagi bukannya kita harus tetap memiliah dan mimilih perkrjaan yang sesuai dengan skill yang kita miliki...
"roses are red violets are blue, no one can help except you (and God)" - Dunia dalam titik percabangan -