Langsung ke konten utama

Postingan

16- [Mantan] Pengangguran Bercerita (2)

 so many things was hapened and one of the good things is i got a job, finally! lebih tepatnya akhir juni 2025 itu, di tengah-tengah keputusasaanku menanti email masuk, dua teman dekat di kampus menawarkan pekerjaan, di tempat mereka bekerja. tentu saja itu cukup membuat terkejut, karena mereka menyertakan aku ke opsi mereka. tidak henti-hentinya aku bersyukur ketika teringat hal itu dan mungkin beribu-ribu terimakasih pun tidak cukup. mereka baik dan aku bersyukur di pertemukan dengan orang-orang baik seperti mereka.  pada 5 juli 2025, mulailah aku bekerja dan megabdikan tenaga serta pikiranku di salah satu rumah sakit swasta itu. segala kekhawatiranku mulai merambat ke permukaan, efeknya melelahkan; menjadikan diri sendiri sekaku kanebo kering dan bergerak seperti robot, seringnya kikuk. berkali-kalipun mereka mengingatkan bahwa tempat tersebut tidak semenakutkan seperti yang ku bayangkan-aku anak baru dan banyak hal yang belum aku pelajari  tentu saja aku merasa serba ...
Postingan terbaru

15 - diri (keterbatasan fungsional)

Menurut google, seorang bergolongan darah AB merupakan golongan darah yang unik dan langka; selain karena populasinya yang hanya 4% rhesus positif dan 1% rhesus negatif, namun juga menjadi penerima sel darah merah secara universal karena adanya antigen A dan B di tubuhnya (menerima dari semua golongan darah dalam kasusku yang ber rhesus positif).  pemilik golongan darah ini juga secara karakteristik umum memiliki pribadi yang pendiam, tenang, rasional, sensitif, mudah berempati namun cenderung pelupa. disebutkan juga bahwa mereka cenderung memiliki resiko tinggi mengalami penyakit jantung, stroke, pembekuan darah dan gangguan memori/ fungsi otak.  berkali-kali ku pandangi:  gangguan memori/fungsi otak.  kenapa bisa? kenapa harus begitu? itu menyakitkan dan sangat menohok. ' pantas saja' fikirku berulang.  banyaknya rangkaian kejadian dari yang begitu penting hingga sangat sepele yang tanpa sadar memengaruhi aktivitasku sebagai manusia yang mengharuskan bersosial...

14 - mama

 meskipun di dalam kepalaku sangat berisik dan banyak kalimat mengantre minta segera di alokasikan; cepet banget.  suara tegasnya yang selalu ceria dua hari belakangan terdengar getir dan frustasi; mama cape. selain mengurus pekerjaan rumah: memasak, mencuci baju-baju, merawat rumah, mengurus Kaori dan anak-anaknya kucingku-karena mama gak tega buang-mamah juga harus mengurus abah-mertuanya-yang sudah sakit-sakitan dengan sistem pencernaan dan sistem metabolismenya abah yang sudah tidak berfungsi sebaik dulu. pekerjaan mama bertambah, ia harus mencuci baju-baju abah yang kebanyakan selalu terkena pipis dan tak jarang kotoran pup di baju, celana bahkan sarung. jika sudah seperti itu, mama akan menghubungiku menangis sejadi-jadinya karena hanya itu yang bisa ia lakukan dengan aku yang hanya bisa mendengarkan.  nenekku-istrinya abah-yang selalu di perlakukan semena-mena sama abah sudah pulang lebih dulu 3 tahun yang lalu. sebab itulah sekarang semuanya, literally SEMUANYA ma...

13 - dr gigi

 lebih tepatnya kemarin tanggal 10 November 2025 , setelah beberapa tahun menahan ketakutan (yang mana itu datang dari pikiran sendiri) tepatnya hari kemarin, kakiku melangkah juga ke klinik dental. yup, scalling! orang bodoh mana yang mulai berani scalling di umurnya yg 6 tahun lagi menyandang status kepala 3 (panjang umur, aamiin) coba? but yeah, mungkin diluaran sana juga banyak yang lebih "well done" baru berani.  seru sih, gak begitu menakutkan ternyata. hanya saja dalam prosesnya sengilu itu!! sampe detik ini! detik aku ngetik huruf terakhir ini! syukurnya, kata dr. ashilla namanya, kondisi gigi-gigiku masih dalam batas sedang tidak yang begitu parah. tadi pun baru dilakukan penambalan  satu gigi bagian belakang yang ternyata sudah memasuki grade 2, kata dr. ashilla untung cepat-cepat dibawa, terselamatkan deh, gak sampe ke akar gigi.  kalo gini, jadi semangat kerjanya buat ngumpulin duit (buat kontrol?) dan bayar paylatter jirrrr. gak lagii gue main-main di pa...

12 - 24

  24 hanyalah angka 24 hanyalah awal setidaknya, mantra itulah yang terus kuucapkan; entah itu bujukan penenang ataukah memang obat penenang? namun, berangkat dari pola pikir yang sederhana namun ego yang digendongnya ini cukup memberatkan setiap keputusan yang akan diambil.  sahabat yang telah menemukan belahan jiwanya, menyambut jiwa baru, merawat yang baru bertumbuh, yang menghadapi mimpi buruknya, yang bertumbuh, dengan singgasananya, kami dengan finansial unstablenya, hingga mereka yang tua renta itu dengan keteternya. tidak termasuk dengan mereka-mereka yang lainnya. perasaan berdebar yang membawa gelombang aneh: lelah, dinantikan namun juga takut.  24 hanyalah angka masih banyak yang masih merangkak, meski banyak yang sudah di puncak. namun, tidak berarti juga sebuah keterlambatan, hambatan maupun ajang perlombaan. 24 hanyalah angka angka yang menjadi pecutan kestabilan berpikir yang memang seharusnya sebelum 24 itu terukir. ckrng, 4-11-2025  

11 - ulat besi

Di awali dengan gagal interview, putus asa karena gak ada harapan, saat putus asa pun ternyata ditolak ngelamar kerja jadi tukang cuci piring di coffeshop; jadi tukang cuci piring pun mereka gak mau nerima anak ini, putus asa dan gak tau harus ngapain, kebingungan, ketakutan, cuma diri sendiri yg bisa diandelin dan Tuhannya. Berkali-kali mengingatkan, bahwa pertolongan Tuhan itu nyata, berkali-kali meyakinkan diri bahwa takdir Tuhan itu terbaik dan yang di ridhai. Satu iya, dua iya, tiga emang iya? Empat hancur; sekedar bangkit berdiri pun berat, Lima lebur; tidak tahu, tidak berbentuk.  Tibanya aku harus kembali ke kampung halaman. Sebelum ayam tetangga kosan temanku bersuara, dengan tergopoh-gopoh aku berbenah, menyiapkan semua keperluan untuk dibawa pulang. Ku kira akan berjalan mulus, sayang oh sayang kereta pun tak mau menungguku. Seberapa berusaha pun aku mengejar jika yang di kejar tida sudi, mau bagaimana lagi? Satu detik itu ku saksikan ia pergi; melaju dengan angkuh, meng...

10 - just begin (CASN dan Takdir)

 30 April 2025,  menjadi puncak tamparan kerasku kini tentang bodohnya pilihanku yang ku buat di usia 23, satu tahun lalu tanpa skill yang mumpuni dan kurangnya koneksi dengan orang-orang hebat. bodoh dan teraancam membusuk.  akhir agustus 2024, wawancara sekianku dengan sebuah rumah sakit swasta di kota kembang, tentunya dengan bantuan salah satu koneksi ku dalam tahap seleksinya, hanya tahap pertama sdelebihnya tentu saja  tergantung dewi fortunaku yang berjalan. dengan percaya dirinya ku lantangkan mencari pekerjaan itu sangat mudah di tanah air ini dengan catatan kita tidka memilih-milih pekerjaan yang di mau ucapku dengan kepercayaan diri yang tinggi di depan direktur rumah sakit tersebut saat sesi wawancara berlangsung. BODOH! banyak hal yang ku lupakan, bahkan hal sepelee seperti halnya jenis pekerjaan itu sendiri. jenis pekerjaan tentu banyak, namun kembali lagi bukannya kita harus tetap memiliah dan mimilih perkrjaan yang sesuai dengan skill yang kita miliki...